JACKPOT MIX PARLAY 07 OKTOBER 2026!
Hubungan itu mencapai puncaknya ketika Diego Maradona memperkuat Napoli pada era 1980-an. Ikatan emosional tersebut semakin kuat setelah stadion klub berganti nama menjadi Stadio Diego Armando Maradona beberapa hari setelah sang legenda wafat.
Peluncuran jersey baru Napoli juga dikemas dengan nuansa khas Argentina. Kampanye promosi dilakukan di jalanan Buenos Aires, kota yang memiliki banyak warga keturunan Italia, khususnya dari Naples.
Jersey tandang Napoli hadir dengan warna dasar putih yang dipadukan garis-garis tipis biru muda. Sentuhan tersebut menggambarkan identitas klub sekaligus memperkuat hubungan budaya dengan Argentina.
Logo klub juga mendapatkan detail baru yang unik. Di belakang huruf "N" terdapat siluet Teluk Naples yang dibuat dengan efek timbul sebagai elemen khusus pada lambang.
Pada bagian belakang kerah, Napoli menambahkan tulisan "Partenopei". Julukan tersebut merupakan identitas yang selama ini melekat dengan klub asal Italia Selatan itu.
Jersey ini juga mengusung nama "Nápoles", yaitu penyebutan Kota Naples dalam bahasa Spanyol. Pemilihan nama tersebut menjadi simbol kedekatan sejarah dan budaya antara kedua wilayah.
Sulit memisahkan kisah Napoli dari nama Diego Maradona. Kehadiran legenda asal Argentina itu mengubah perjalanan klub sekaligus mempererat hubungan emosional antara Naples dan Argentina.
Konsep serupa juga mulai terlihat pada sejumlah klub Serie A lainnya. Genoa sebelumnya merilis jersey edisi khusus yang terinspirasi Boca Juniors, sementara Torino menghadirkan jersey tandang dengan sentuhan desain River Plate.
Langkah Napoli memperlihatkan bahwa sebuah jersey bukan sekadar identitas di lapangan. Desain tersebut juga menjadi cara klub merayakan sejarah, budaya, dan ikatan yang telah terbangun lintas generasi.

Comments
Post a Comment